Persigar Garut memastikan langkah ke babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 usai menahan imbang tuan rumah Persinga Ngawi dengan skor 1-1 pada laga terakhir Grup CC babak 16 besar. Hasil ini sekaligus menjaga rekor impresif Laskar Domba Garut yang belum terkalahkan sepanjang turnamen.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Ketonggo, Ngawi, Jawa Timur, Jumat (26/6/2026) sore berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah, Persigar tampil solid dengan seragam biru, sementara Persinga Ngawi turun dengan jersey merah kebanggaannya.
Tuan rumah lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui sundulan Akhmad Khafid. Gol bermula dari situasi bola mati yang menciptakan kemelut di depan gawang Persigar, sebelum akhirnya mampu dimaksimalkan oleh pemain belakang Persinga.
Tertinggal satu gol tidak membuat mental Persigar runtuh. Mengetahui hasil imbang sudah cukup untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya, skuad Persigar tetap bermain agresif dan terus menekan pertahanan lawan. Meski begitu, skor 1-0 untuk keunggulan Persinga bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persigar meningkatkan intensitas serangan. Gol penyeimbang yang dinanti akhirnya datang dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Hakam Mizan. Bola yang mengarah ke area berbahaya gagal diantisipasi sempurna oleh pemain Persinga dan berujung gol bunuh diri. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin ketat. Kedua tim sama-sama berupaya mencetak gol tambahan, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap tidak berubah.
Hasil imbang ini memastikan Persinga Ngawi keluar sebagai juara Grup CC dengan raihan 7 poin, sementara Persigar Garut lolos sebagai runner-up dengan 5 poin. Di posisi ketiga ada Wamena United dengan 4 poin, sedangkan Persak Kebumen harus puas menjadi juru kunci tanpa poin.
Ketua Umum Persigar Garut, Rudy Gunawan, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tim yang mampu melewati fase 16 besar tanpa kekalahan.
“Alhamdulillah, Persigar bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Ngawi. Di babak 16 besar, Persigar tidak terkalahkan dan berhasil melaju ke babak 8 besar. Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan,” ujarnya.
Rudy juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain atas semangat juang yang ditunjukkan sepanjang pertandingan.
“Saya sangat mengapresiasi perjuangan para pemain. Mereka tampil ngotot di pertandingan yang keras dan penuh tekanan dari suporter tuan rumah. Namun mereka mampu bangkit dan memberikan perlawanan luar biasa,” katanya.
Menghadapi babak 8 besar yang kemungkinan digelar di Solo atau Yogyakarta, Persigar menegaskan ambisinya belum berhenti. Target Laskar Domba Garut kini bukan sekadar melangkah jauh, tetapi menembus partai puncak.
“Kami siap menghadapi babak 8 besar. Target kami bukan hanya masuk enam besar, tetapi melangkah hingga final. Sampai hari ini Persigar belum terkalahkan, dan kami ingin menjaga tren positif ini,” pungkas Rudy.
Leave a comment