{"id":14070,"date":"2025-07-30T08:04:05","date_gmt":"2025-07-30T08:04:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.garututara.com\/?p=14070"},"modified":"2025-09-26T08:58:06","modified_gmt":"2025-09-26T08:58:06","slug":"fenomena-guru-p3k-dan-pns-perempuan-menggugat-cerai-suaminya-salah-siapa","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/2025\/07\/30\/fenomena-guru-p3k-dan-pns-perempuan-menggugat-cerai-suaminya-salah-siapa\/","title":{"rendered":"FENOMENA GURU P3K DAN PNS PEREMPUAN MENGGUGAT CERAI SUAMINYA, SALAH SIAPA?"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Belakangan ini ramai pemberitaan perempuan yang baru diangkat sebagai guru P3K atau ASN menggugat cerai suaminya. Kasus seperti ini muncul di Blitar, Pandeglang, hingga Cianjur. Sebagian orang menilai mereka \u201clupa diri\u201d setelah sukses. Tapi fenomena ini perlu dilihat lebih dalam, bukan sekadar reaksi emosional atas status sosial baru.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dari sudut pandang sosial, ketika perempuan memiliki penghasilan dan kemandirian ekonomi, relasi rumah tangga yang dulu timpang bisa berubah. Jika selama ini mereka bertahan karena ketergantungan, maka status baru membuat mereka berani keluar dari hubungan yang dianggap tidak sehat, tidak adil, atau menyakitkan. Ini bisa menjadi cerminan perubahan struktur sosial dan peran gender di masyarakat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dalam Islam, perceraian memang halal tapi sangat dibenci. Namun Islam juga mengakui hak perempuan untuk mengakhiri pernikahan jika kehidupan rumah tangga sudah tidak lagi sakinah. Islam memberikan ruang bagi perempuan untuk meminta cerai jika ada perlakuan buruk, ketidakadilan, atau ketidakharmonisan yang tak bisa diperbaiki. Tapi Islam juga memperingatkan: jangan gunakan kemapanan sebagai alasan meninggalkan pasangan tanpa sebab yang sah.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jadi, fenomena ini seharusnya menjadi pengingat bagi kita semua\u2014bahwa pernikahan bukan sekadar status, tapi amanah. Baik suami maupun istri harus siap tumbuh bersama, bukan terancam oleh keberhasilan pasangannya. Mendidik relasi rumah tangga yang sehat, adil, dan penuh rahmat jauh lebih penting daripada sekadar mengejar status atau posisi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>(sumber gambar : kabarpendidikan.id)<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"320\" class=\"wp-image-14073 lazyload\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" data-src=\"https:\/\/www.garututara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/perceraian.jpg\" alt=\"\" data-sizes=\"auto\" data-srcset=\"http:\/\/www.garututara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/perceraian.jpg 640w, http:\/\/www.garututara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/perceraian-300x150.jpg 300w, http:\/\/www.garututara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/perceraian-600x300.jpg 600w, http:\/\/www.garututara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/perceraian-20x10.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belakangan ini ramai pemberitaan perempuan yang baru diangkat sebagai guru P3K atau ASN menggugat cerai suaminya. Kasus seperti ini muncul di Blitar, Pandeglang, hingga Cianjur. Sebagian orang menilai mereka \u201clupa diri\u201d setelah sukses. Tapi fenomena ini perlu dilihat lebih dalam, bukan sekadar reaksi emosional atas status sosial baru. Dari sudut pandang sosial, ketika perempuan memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14073,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,2],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14070"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14070"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14154,"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14070\/revisions\/14154"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14073"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.garututara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}